Tampilkan postingan dengan label curcol. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label curcol. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 Oktober 2017

Tenggelam


Sudah tahu tak bisa berenang, masih nekat mencebur ke sungai.
Ada yang menawarkan tumpangan, kau tolak. Kau pikir tujuan mereka tak sama denganmu.
Ada yang menawarkan pelampung, kau tepis. Kau pikir pelampung itu tak kan bisa menolongmu.
Ada yang mengulurkan tangan hendak membimbing, kau acuhkan. Kau pikir kau tak butuh bantuan siapapun.
Kau biarkan tubuhmu tenggelam semakin dalam.
Apa yang kau cari di dasar sungai? Mutiara?
Mana ada.
Kau hanya akan semakin terkubur di dalam lumpur
Di dasar sungai itu
Sambil memandangi mereka di atas air sana
Berlomba-lomba menuju muara
Menantang ombak yang lebih besar
Sambil menggenggam matahari di batas cakrawala

Jumat, 03 Mei 2013

Curhat Kaos Couple



Akhir-akhir ini saya jadi lebih pendiam ya? Terbukti dengan jumlah curcol-an di blog ini udah lama gak nambah2. Bukannya ga mau barbagi curahan hati sih, tapi ada banyak sekali hal yang mesti diselesaikan, sebanyak cerita yang sebenarnya ingin saya sampaikan.

Dua bulan yang lalu saya jalan-jalan ke kota Malang. Sendirian sih. Di Malang saya tinggal di rumah kakak sepupu saya. Hampir dua minggu saya di sana. Sempat reunian juga sama teman kuliah yang kebetulan sama-sama sedang berada di kota Malang. Kami  mengobrol santai sambil makan es krim di Toko Oen Malang. Saat itu, mata saya tertuju pada sepasang kekasih (atau pasutri ya?) yang lagi makan es krim juga tapi mesraaaa bangeeettt. Ngiri? Ya iyalah! Saya sampe mikir, seharusnya ada Undang-Undang yang melarang orang bermesraan di tempat umum karena memicu para jomblo (seperti saya) pengen gantung diri! *lebay*

Si perempuan mukanya putih mulus imut-imut, pake softlens jadi kayak boneka. Sementara si cowok (menurut kami) tampangnya biasa aja. Jadilah kami namai mereka... “mbak berwajah boneka” dan “mas tampang biasa aja”. Mereka pake couple t-shirt loh. So sweet banget gak sih. Huhuhu. Sampai pulangpun saya dan teman saya masih membahas tentang ke- so sweet-an mereka.

Ajaibnya, esok harinya ketika saya dan keluarga mbak sepupu main ke Batu Secret Zoo (Jatim Park 2), saya ketemu lagi sama “mbak berwajah boneka” dan “mas tampang biasa aja” sama-sama lagi makan di Food Court. Dan tetep yaaa... kaos couple plus suap-suapan. Saya sampe histeris sendiri dan langsung sms temen saya, bilang kalo saya ketemu pasangan itu lagi! Hahaha...

Dan ajaibnya (lagi), ketika hari berikutnya giliran teman saya yang main ke tempat yang sama (Jatim Park 2) dia mengirim sms ke saya yang mengabarkan kalo dia juga bertemu lagi sama pasangan itu. Aneh... ngapain ya pasangan itu dua hari berturut-turut main ke tempat yang sama??? Gak habis pikir sih.

Kisah tentang kaos couple ternyata belum selesai sampai disitu. Ketika saya pulang ke Purworejo, saya naik bus Rosalia Indah dari terminal Arjosari Malang. Kebetulan saya datang lebih dulu, dan belum tahu siapa yang akan duduk di sebelah saya. Menjelang bus berangkat, datanglah seseorang dan berhenti sejenak sambil memandang saya. Tebak siapa? Bukaaannn... bukan pasangan so sweet itu. Ini bukan sinetron kok. Sebenernya bukan siapa-siapa sih. Saya juga gak kenal. Hehehe... tapi ada sesuatu yang bikin saya balik memandangnya. Ya alloh... itu baju yang dia pake kenapa mirip yang saya pake? Celana jins biru dongker dan jaket warna senada plus t-shirt warna biru tosca. Ajaibnya, dia duduk di samping saya. Kalo orang yang gak tahu pasti dikira saya sama dia memang saling mengenal dan janjian pake baju kembaran. Ini sekadar kebetulan atau... takdir Tuhan ya??? *uhuk...
Gak gitu juga sih. Tapi kan everything’s happens for a reason, right??? Maksudnya... jangan-jangan...

Tapi ya sudahlah, sampai mas itu turun di daerah Solo, kami tetap saling berdiam diri. Ahahahaha... lupakan.

Jadi ya gitu deh beberapa cerita yang sempat tertunda saya terbitkan di blog ini. Cerita lainnya? Masih buanyaaakkk. Coming soon ya. ^____^